Gunung Indah Yang Disakralkan di Bali

Berdiri agagh di pesisir timur Bali terdapat gunung tertinggi di Pulau Bali yaitu Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem. Puncak gunung Agung ini mencapai ketinggian 3.031 meter diatas permukaan laut, Gunung Agung mempengaruhi iklim sekitarnya. Lereng gunung ini dibagian barat menangkap awan hujan yang membuat sisi barat lebat dan subur, sedangkan lereng timurnya tetap kering dan tandus.

Orang Bali percaya bahwa Gunung Agung adalah tempat tinggal para dewa, dan gunung api yang masih aktif ini dihormati sebagai tempat sakral. Di Gunung Agung ini lah induk dari semua candi di Bali berada yang disebut dengan Pura Besakih. Jika anda ingin memasuki candi maka anda harus mendaki ratusan langkah sebelum sampai di gerbang utama. Untungnya di gunung ini sudah dibangun tangga yang lebih mudah untuk memudahkan wanita membawa tumpukan tinggi persembahan di kepala mereka untuk mencapai bait suci.

Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi Besakih adalah pada perayaan Galungan dimana semua pintu masuk pura didekorasi dengan tiang bambu, daun kelapa, dan bunga yang tinggi sehingga nampak lebih indah. Dalam acara perayaan tersebut juga terdapat ratusan wanita berjejer rapi mengenakan kostum putih terbaiknya dengan anggun membawa tumpukan buah dan bunga dengan berbagai warna.

Meski Gunung Agung mengilhami kedamaian dan ketenangan, namun setelah 100 tahun tertidur, pada tanggal 17 Maret 1963, gunung berapi tersebut meledak dengan hebat dan memuntahkan abu serta material vulkanik setinggi 8 samapai 10 km ke udara. Lebih dari 1000 orang meninggal karena peristiwa tersebut. Bahkan abunya hingga menyelimuti Kintamani selama berbulan – bulan. Namun ajaibnya abu membawa kesuburan dan ubi jalar dapat tumbuh lebih besar dari bahan vulkanik.

Saat ini pemandangan di gunung Agung ini sudah hijau dan subur kembali dan gunung ini juga dapat dikatakan sebagai gunung yang cukup menantang untuk didaki. Ada dua jalur yang dapat diikuti oleh pendaki, jalur paling curam dan paling berat yang ditempuh melaui Pura Besakih. Yang kedua adalah di sepanjang puncak selatan mulai dari Pura Pasir Agung.

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.