8 Kuliner Khas Cina, Mulai Dari Yang Nikmat Hingga Menjijikan

8 Kuliner Khas Cina, Mulai Dari Yang Nikmat Hingga Menjijikan

8 Kuliner Khas Cina, Mulai Dari Yang Nikmat Hingga Menjijikan – Wisata kuliner memang menjadi salah satu kegiatan yang paling favorit jika kita pergi berlibur. Hampir seperti Indonesia, Cina juga mempunyai banyak makanan khas yang sampai saat ini menjadi favorit orang – orang di dunia.

Di Shanghai, terdapat jalan yang bernama Nanjing Road, tepatnya di Old Shanghai (Puxi). Dahulu, jalan ini disebut Nanking Road, panjangnya sekitar 5 KM dan berujung di kawasan The Bund. Di Nanjing Road ini, selain banyak dilakukan aktivitas bisnis juga terdapat wisata kuliner, mulai dari makanan tradisional khas China sampai makanan modern yang sedang booming.

Di jalanan ini, anda dapat menemukan beberapa makanan khas kota ini yang kebanyakan adalah jenis makanan Dumpling (semacam dimsum), mie, sup, dan nasi goreng. Selain makanan berjenis Dumpling, anda juga dapat menemui beberapa makanan aneh yang dijajakan disana mulai dari sup darah bebek hingga ekor babi.

Berikut beberapa makanan khas Shanghai yang dapat anda temui di Nanjing Road ini.

Xiao Long Bao

Makanan ini merupakan jenis makanan yang dikukus dalam keranjang yang terbuat dari bambu dan berukuran kecil lalu dibalut kulit pangsit dan didalamnya terdapat daging yang berkuah. Xiao Long Bao merupakan makanan asli Shanghai yang cara pembuatannya cukup unik. Kuah sup yang dibekukan, lalu dipotong – potong dalam bentuk kotak kecil dan dimasukkan bersama daging yang sudah diolah. Makanan ini juga dapat disebut juga sup kue pangsit.

Guo Tie

Guo Tie (Gyoza) merupakan makanan sejenis dumpling Cina yang digoreng dengan sedikit minyak. Biasanya Guo Tie diisi dengan daging, udang ataupun sayuran dan biasanya memiliki bentuk bulan sabit. Sebagai pelengkap, biasanya makanan ini disantap dengan kecap yang ditambah dengan irisan jahe maupun cabai.

Mie Baikut

Mie yang satu ini disebut juga Mie Kaki Babi, karena mie yang satu ini dimasak bersama kaldu babi. Mie Baikut terasa kenyal dan disantap degan sayur asin dan daun bawang.

Tidak hanya makanan diatas saja yang dapat anda cicipi, karena beberapa makanan nyeleneh juga dapat anda nikmati di Nanjing Road ini. Berikut beberapa makanan yang ada di Nanjing Road.

Lebah Madu

Makanan ini adalah makanan tradisional dari provinsi Yunan. Makanan ini menyajikan lebah madu yang digoreng dalam minyak panas dan hanya dibumbui dengan garam dan lada. Walau hanya menggunakan bumbu yang sederhana, namun rasa makanan yang satu ini sanagt gurih dan lezat karena terdapat rasa manis gurih yang nikmat.

Ekor Babi

Terdapat restoran bernama A Ying Bao yang menjual makanan ini. Semangkuk ekor babi yang direbus dengan kedelai dihargai sekitar Rp. 67.000. Makanan ekor babi ini asalnya dari bagian utara timur China. Di pasar basah Cina, ekor-ekor ini biasanya dijual dalam rendaman air garam dan siap diolah. Ekor babi ini dipercaya bagus untuk kulit.

Sup darah ayam / darah bebek

Di Shanghai, menyajikan menu ini adalah hal yang biasa. Di restoran Fu Chun, semangkuk sup darah ayam/bebek ini dihargai sekitar Rp. 4.500,. Makanan ini menjadi salah satu menu shi liao, atau makanan yang digunakan sebagai obat penyembuhan. Masyarakat China percaya jika meminum darah ayam atau darah bebek dapat menambah darah. Rasa sup ini memang agak aneh dan tidak biasa, namun tetap memberikan sensasi segar dan lembut dilidah.

Lapisan perut sapi

Makanan ini sangat popular di Cina. Biasanya, makanan ini dijual dengan harga sekitar Rp. 41.000,. Penyajiannya bisa berkuah ataupun digoreng. Perut sapi yang teksturnya kenyal dan rasanya hambar, maka perlu bumbu tambahan untuk memberikan rasa enak pada olahan perut sapi ini.

Ular

Di Tongchuan Seafood Market, salah satu pasar basah terbesar di Shanghai, banyak dijual ular untuk dimasak. Ular-ular ini dijual sekitar Rp.145.000 hingga Rp.580.000,. per 500 gram. Ular-ular tersebut didapatkan dari gunung di propinsi Jiangxi. Ular ini biasa diolah dengan banyak cara. Yang paling favorit, digoreng dengan garam dan lada, ataupun direbus dan direndam dalam rice wine.

Baca Juga : Menyaksikan Wisata Alam Unik, Air Terjun Api di California

Gambar Gravatar
Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.