Pulau Indah Tak Berpenghuni di Sulawesi Utara

Indonesia banyak sekali menyimpan keindahan alam yang ada dengan keindahannya masing – masing. Bila anda berkunjung ke tanah Minahasa wisata yang satu ini wajib anada kunjungi. Wisata yang satu ini bernama Pulau Lihaga.

Objek wisata yang satu ini memiliki keindahan pantai yang sangat menakjubkan dengan hamparan pasir putihnya. Letak dari Pulau Lihaga sendiri berada di kawasan Likupang Minahasa, Sulawesi Utara.

Keindahan alam pantai dan panorama bawah laut yang indah dapat anda nikmati di pulau yang satu ini. Bahkan pemandangan bawah laut yang ada di pulau ini tak kalah indah dengan objek wisata Taman Laut Bunaken. Banyak juga fotografer yang berkunjung ke destinasi wisata yang sau ini untuk menangkap keindahan pantai yang masih alami yang terdapat di Pulau Lihaga ini.

Objek wisata yang satu ini memiliki luas sekitar 8 hektar dan belum terlalu dikenal masyarakat luas. Karena itu, di tempat wisata ini belum terdapat akomodasi penginapan maupun toko yang menjual makanan, sehingga jika anda ingin berkunjung ke pulau yang satu ini anda harus mempersiapkan beberapa perlengkapan seperti tenda dan bahan makanan.

 

Kebanyakan wisatawan yang berkunjung ke pulau ini bertujuan untuk melakukan kegiatan snorkling karena mengincar keindahan alam bawah lautnya yang begitu mempesona. Dapat dikatakan keindahan alam bawah laut di pulau Lihaga ini sebanding dengan taman laut Bunaken. Pualau ini masih alami dan tak berpenduduk, tetapi fasilitas umum seperti toilet dan tempat ganti pakaian sudah tersedia disini. Jadi anda tak perlu khawatir untuk bercamping di pulau Lihaga yang indah ini. Untuk aktifitas snorkling sendiri anda juag ahrus memeprsiapkan alat snorkling sendiri dengan menyewa di kota Likupang sebelum anda berangkat ke Pualau Lihaga ini.

Jika anda tertarik untuk mengunjungi wisata yang satu ini, dari kota Manado anda harus melakukan perjalanan menuju Likupang dengan menggunakan transportasi laut. Dari Likupang anda dapat menlanjutkan perjalanan menuju Pulau Lihaga dengan menggunakan perahu nelayan yang membutuhkan waktu sekitar 40 menit perjalanan.