Wisata Budaya Berkesan Mistis Peninggalan Belanda di Semarang

Wisata Budaya Berkesan Mistis Peninggalan Belanda di Semarang

Wisata Budaya Berkesan Mistis Peninggalan Belanda di Semarang – Wisata yang satu ini bernama Lawang Sewu. Kenapa disebut Lawang Sewu?  ,  arti dari “Lawang Sewu” sendiri dalam bahasa Jawa adalah pintu seribu. Tempat wisata ini disebut Lawang Sewu karena memiliki bangunan arsitektur yang memiliki banyak pintu dan jendela. Sebutan Lawang Sewu sendiri hanya sebagai julukan karena sebenarnya jumlah dari pintu dan jendela disana tidak sampai seribu nanum memang banyak.

Lawang Sewu ini awalnya dibangun oleh Belanda pada masa penjajahan sebagai kantor pusat perusahaan kereta api di Jawa Tengah, yaitu NIS. Namun setelah masa penjajahan dari Jepang datang Gedung Lawang Sewu ini digunakan ruang bawah tanahnya sebagai ruang tahanan yang mengerikan dan sebagai tempat penyiksaan sehingga muncul lah kesan mistis di gedung ini.

Wisata Budaya Berkesan Mistis Peninggalan Belanda di Semarang

Kalian yang ingin mengunjungi ruangan bawah tanah ini harus menyewa sepatu boot disana seharga 5000 rupiah. Dikarenakan ruangan bawah tanah dari gedung ini genangi air setinggi mata kaki. Di ruang bawah tanah Lawang Sewu kalian dapat menyaksikan kolam – kolam kecil yang dulu digunakan sebagai penjara jongkok yang sadis. Tidak hanya itu saja tetapi kalian dapat menyaksikan penjara berdiri dan meja untuk pembantaian tahanan.


Tidak hanya wisata mistis saja yang dapat kalian temui di tempat ini karena di Lawang Sewu kalian dapat berfoto – foto dengan bentuk gedung yang memiliki nilai kultur tinggi dan kalian juga dapat berkunjung ke museum kereta api yang terdapat di dalam bangunan dengan 3 lantai ini.

Gedung Lawang Sewu ini sudah menjalani renovasi dan ditambahkan taman – taman kecil oleh pemerintah Indonesia. Itu semua dilakukan oleh pemerintah Indonesia sebagai cara untuk memudarkan secara perlahan kesan mistis yang ada dalam gedung Lawang Sewu ini.

Ticket masuk di lawang sewu ini memberikan harga spesial pada pengunjung berdasarkan umur. Untuk kelas pelajar pasti mendapatkan bagian yang tambah murah yaitu Rp 10.000 , sedang dewasa ialah Rp 15.000 keatas. Tetapi harga harga yang dibanderol masih juga dalam batas lumrah.

Jika mengulas mengenai bangunan tua, maka erat hubunganya dengan narasi mitos mitos dunia lain yang merekat dalam lawang sewu ini. Lawang Sewu mempunyai sejuta cerita sekaligus juga jadi saksi bisu pada saat penjajahan Belanda. Dimana konon tuturnya beberapa hal horor berlangsung di lorong bawah tanah dari bangunan tua ini.

Baca Juga : Wisata Menakjubkan Peninggalan Nenek Moyang Indonesia

Gambar Gravatar
Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.