Patung Buddha Raksasa Yang Indah di Negri Tirai Bambu

Patung Buddha Raksasa Yang Indah di Negri Tirai Bambu – Kali ini yang akan saya bahas adalah destinasi wisata yang dapat kalian kunjungi saat kalian berkunjung ke Negri Tirai Bambu. Nama dari destinasi wisata yang satu ini adalah Leshan Giant Buddha.

Leshan Giant Budha sendiri adalah patung Buddha duduk dengan ukuran yang sangat – sangat besar. Dan letak dari patung ini sendiri terdapat diantara dua tebing batu yang tinggi. Patung Buddha di Selatan Sichuan, China ini dibuat melalui pahatan disebuah tebing dekat kota Leshan. Sungai Min, Sungai Qingyi, dan Sungai Dadu merupakan 3 sungai yang saling bertemu dan menghiasi Leshan Giant Buddha ini.

Menengok dari situs Travel China Guide, Senin (14/5/2012), Leshan Giant Buddha merupakan patung Maitreya atau seorang Bodhisattva yang direpresntasikan sebagai seorang biarawan yang gemuk dengan senyum lebar di wajahnya. Patung yang menghadap ke arah Gunung Emei ini juga sudah masuk ke dalam daftar situs warisan dunia UNESCO

Patung yang tersembunyi diantara tebih batu ini mulai dibangun pada tahun 713 M oleh dinasti Tang. Patung ini digarap oleh ribuan pekerja dengan waktu lebih dari 90 tahun. Tetapi akhirnya patung ini tetap berdiri gagah hingga saat ini.

Patung ini memiliki lebar sekitar 28 meter dengan tinggi 71 meter(233 kaki). Uniknya, ukuran kuku jari pada patung ini dapat digunakan sebagai tempat duduk. Kalian yang berwisata kemati pasti akan kagum dengan keeksotisan yang dimiliki patung ini.

Patung Buddha Raksasa Yang Indah di Negri Tirai

Selain keunikan dan keeksotisan patung ini disana kalian dapat menikmati suasana alam yang masih asri. Nuansa hijau yang berpadu dengan warna tebing yang kecoklat – coklatan menambah keindahan dari patung ini. Menghabiskan waktu anda liburan di China kalian dapat mampir ke destinasi wisata yang satu ini dan kalian juga jangan lupa untuk mengabadikan momen yang menakjubkan disana.

Kuil Menggantung Hengshan, Propinsi Shanxi

Kuil Menggantung Hengshan, Propinsi Shanxi

Dengan warna merah pucat, hijau giok, serta kuning sirna, Kuil Menggantung Hengshan nampak naik disamping tebing. Dari dekat, kamu tentu akan kagum pada detil serta susunannya yang susah. Kuil yang dibuat era ke 5 ini adalah pas untuk ajaran Taoisme, Buddha, serta Konfusianisme.

Baca Juga : Tempat Wisata Dengan Budaya Indonesia yang Kental

Patung Ikon Baru Indonesia, Tingginya Kalahkan Liberty

Patung Ikon Baru Indonesia, Tingginya Kalahkan Liberty – Kali ini yang akan saya bahas adalah wisata yang ada di Bali, Indonesia. Garuda Wisnu Kencana atau yang dikenal dengan sebutan GWK oleh masyarakat Indonesia. GWK sendiri merupakan taman wisata di bagian selatan pulau Bali. Taman wisata ini terletak di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung, kira kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali. Di areal taman budaya ini, di rencanakan akan di dirikan sebuah landmark atau maskot Bali, yakni patung berukuran raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi tunggangannya, Garuda, setinggi 120 meter.

Awal pembuatan dari patung GWK ini terpisah pisah mulai dari patung Dewa Wisnu. Garuda tunggangan Dewa Wisnu dar partikel yang lain. Saat ini semua partikel – partikel dar patung GWK ini sedang di hubungkan menjadi satu yang tingginya nanti melebihi patung Liberty, landmark milik merika Serikat. Patung GWK di klaim memiliki tinggi 75 meter dan lebar 60 meter dan akan di letakkan pada area taman yang memiliki ketinggian 146 meter. Sehingga menambah tinggi dari patung GWK ini.Tentunya tinggi dari patung GWK. Ini akan jauh lebih tinggi dari patung Liberty yang tingginya hanya 46 meter dan jika diletakkan pada singgasananya menjadi 93 meter. Jadi kita patut bangga pada pembangunan besar yang akan menjadi ikon baru Indonesia.

Patung Ikon Baru Indonesia, Tingginya Kalahkan Liberty

Belum lama ini, pemasangan mahkota patung sedang viral di media sosial. Pasalnya pemasangan mahkota tersebut diawali dengan upacara yang dipimpin oleh empat sulinggih (Pendeta Hindu). Mahkota Dewa Wisnu ini menjadi komponen ke-529 dari total 754 bagian patung. Selain itu Dewa Wisnu melambangkan sosok penjaga alam semesta yang memiliki pengaruh besar bagi umat Hindu.

I Nyoman Nuarta merupakan orang yang menggagas dibangunnya GWK. Ia menggandeng Menteri Pariwisata, pos dan Telekomunikasi Joob Ave. Proses pembangunan sendiri dilakukan di lahan seluas 250 hektare dan telah mulai dikerjakan sejak 1997.

Baca Juga : Pantai Indonesia Tempat Tinggal Para Lumba – Lumba

Wisata Menakjubkan Dari Bangkok

Wisata Menakjubkan Dari Bangkok – Kali ini yang saya bahas adalah salah satu tempat wisata dari manca negara dan tepatnya berada di Bangkok. Letak wisata yang satu ini tidak jauh dari Grand Palace, kompleks seluas 94.5 hektar. Yang di dalamnya juga banyak situs kuil – kuil yang terkenal di Thailand. Seperti Wat Phra Kaew dan Emerald of Budha. Nama yang terdapat di tempat wisata yang satu ini adalah Wat Pho.

Di Wat Pho ini terdapat kuil – kuil yang indah dan sangat kental budaya Thailand dalam motif – motif di kuil tersebut. Luas dari Wat Pho ini mencapai 20 acre dan Wat Pho ini sudah di bangun sejak 200 tahun lalu. Sebelum Bangkok menjadi salah satu ibu kota Thailand. Dulunya nama kuil ini adalah Wat Phodhara dan di kenal banyak orang – orang sengan sebutan Wat Pho. Hingga saat pemerintahan Raja Rama III (1824 – 1851) kuil ini di bangun seperti sekarang.

Wat Pho sendiri dikatakan memiliki lebih dari 1000 patung Budha dengan 91 chedi (stupa style Thailand). Dan yang spesial dari Wat Pho ini selain kuil – kuilnya adalah Patung Budha terbaring sepanjang 46 meter dan dengan tinggi 15 meter. Dan tiket masuk ke Patung Budha terbaring ini sekitar 100 Baht atau sekitar 40 rb rupiah.

Saat memasuki kuil yang disalamnya terdapat patung Budha terbaring ini kalian harus berpakaian sopan dan juga harus melepas alas kaki. Tapi tenang saja bagi kalian yang berpakaian kurang sopan di depan pintu masuk ke kuil ini di sediakan peminjaman sarung dan pashmina. Karena harus melepas alas kaki kalian yang masuk ke kuil ini akan diberi pinjaman tas kain untuk membawa sepatu masing – masing supaya tidak hilang.

Yang hebatnya lagi dari patung Budha ini adalah patung ini di beri lapisan emas murni. Dan telapak kaki dari patung Budha terbaring ini dilapisi dengan 108 lakshana(lambang suci Budha) yang terbuat dari mutiara dan sungguh menakjubkan.

Baca Juga : Tempat Wisata Dengan Banyaknya Pilihan Kuliner di Semarang

Kawasan Lama Bernilai Budaya yang Kental

Kawasan Lama Bernilai Budaya yang Kental – Destinasi wisata yang satu ini bisa kalian kunjungi saat kalian ingin ke Semarang. Destinasi yang kali ini tentu saja mempunyai nilai culture yang sangat lah kental. Di destinasi wisata ini kalian dapat melihat – lihat keunikan dari beberapa jenis bangunan tua yang ada di kota Semarang, tepatnya di Kawasan Kota Lama Semarang.

Di Kawasan Kota Lama Semarang ini ada sebuah spot yang selalu ramai yaitu taman kota lama sebelah Gereja Blenduk. Di taman tersebut banyak orang yang melakukan photoshoot, nongkrong, dan lain lain. Sambil duduk di taman ini kalian dapat menikmati hiasan lampu yang bagus di taman ini. Sambil menyaksikan keunikan dari gedung Gereja Blenduk.

Di kawasan kota lama ini juga terdapat cafe – cafe bagi kalian yang ingin nongkrong dengan suasana yang vintage. Di kawasan kota lama ini semua gedung yang ada mempunyai beberapa konstruksi yang sangat lah unik dan memiliki nilai sejarah yang tinggi. Gedung – gedung yang ada di kota tua ini sendiri merupakan gedung peninggalan pada masa penjajahan Belanda yang digunakan untuk kepentingan – kepentingan Belanda.

Saat ini pemerintah Semarang sedang mendorong terus untuk merenovasi dan mempercantik kawan kota lama ini untuk menarik para wisatawan kemari. Upaya itu dapat kita lihat dengan di pasangnya banyak lampu – lampu hias di sepanjang jalan kota lama dan letakannya bangku – bangku panjang di tepi jalan. Untuk wisatawan yang ingin untuk bersantai – santai di lokasi tersebut.

Lokasi kawasan kota lama ini sendiri sangat strategis karena sangat dekat dengan lokasi wisata – wisata Semarang yang lainnya. Seperti pada Tugu Muda, Lawang Sewu, Kampung Pelangi, dan lain sebagainya. Lokasi kawasan kota lama ini sangat lah cocok bagi kalian yang akan senang dan suka foto – foto. Karena sekarang kota lama sudah menjadi lebih indah setelah di renovasi oleh pemerintah Kota Semarang.

Baca Juga : Wisata Budaya Berkesan Mistis Peninggalan Belanda di Semarang

Wisata Budaya Berkesan Mistis Peninggalan Belanda di Semarang

Wisata Budaya Berkesan Mistis Peninggalan Belanda di Semarang – Wisata yang satu ini bernama Lawang Sewu. Kenapa disebut Lawang Sewu?  ,  arti dari “Lawang Sewu” sendiri dalam bahasa Jawa adalah pintu seribu. Tempat wisata ini disebut Lawang Sewu karena memiliki bangunan arsitektur yang memiliki banyak pintu dan jendela. Sebutan Lawang Sewu sendiri hanya sebagai julukan karena sebenarnya jumlah dari pintu dan jendela disana tidak sampai seribu nanum memang banyak.

Lawang Sewu ini awalnya dibangun oleh Belanda pada masa penjajahan sebagai kantor pusat perusahaan kereta api di Jawa Tengah, yaitu NIS. Namun setelah masa penjajahan dari Jepang datang Gedung Lawang Sewu ini digunakan ruang bawah tanahnya sebagai ruang tahanan yang mengerikan dan sebagai tempat penyiksaan sehingga muncul lah kesan mistis di gedung ini.

Wisata Budaya Berkesan Mistis Peninggalan Belanda di Semarang

Kalian yang ingin mengunjungi ruangan bawah tanah ini harus menyewa sepatu boot disana seharga 5000 rupiah. Dikarenakan ruangan bawah tanah dari gedung ini genangi air setinggi mata kaki. Di ruang bawah tanah Lawang Sewu kalian dapat menyaksikan kolam – kolam kecil yang dulu digunakan sebagai penjara jongkok yang sadis. Tidak hanya itu saja tetapi kalian dapat menyaksikan penjara berdiri dan meja untuk pembantaian tahanan.


Tidak hanya wisata mistis saja yang dapat kalian temui di tempat ini karena di Lawang Sewu kalian dapat berfoto – foto dengan bentuk gedung yang memiliki nilai kultur tinggi dan kalian juga dapat berkunjung ke museum kereta api yang terdapat di dalam bangunan dengan 3 lantai ini.

Gedung Lawang Sewu ini sudah menjalani renovasi dan ditambahkan taman – taman kecil oleh pemerintah Indonesia. Itu semua dilakukan oleh pemerintah Indonesia sebagai cara untuk memudarkan secara perlahan kesan mistis yang ada dalam gedung Lawang Sewu ini.

Ticket masuk di lawang sewu ini memberikan harga spesial pada pengunjung berdasarkan umur. Untuk kelas pelajar pasti mendapatkan bagian yang tambah murah yaitu Rp 10.000 , sedang dewasa ialah Rp 15.000 keatas. Tetapi harga harga yang dibanderol masih juga dalam batas lumrah.

Jika mengulas mengenai bangunan tua, maka erat hubunganya dengan narasi mitos mitos dunia lain yang merekat dalam lawang sewu ini. Lawang Sewu mempunyai sejuta cerita sekaligus juga jadi saksi bisu pada saat penjajahan Belanda. Dimana konon tuturnya beberapa hal horor berlangsung di lorong bawah tanah dari bangunan tua ini.

Baca Juga : Wisata Menakjubkan Peninggalan Nenek Moyang Indonesia