Wisata Fenomena Alam di Jenewa, Swiss

Wisata Fenomena Alam di Jenewa, Swiss – Alam buatan sang pencipta memang sering memperlihatkan keajaiban dengan cara yang elegan, seperti fenomena alam yang ada di Jenewa, Swiss ini. Dua aliran sungai dengan warna yang berbeda saling bertemu namun seolah tidak menyatu. Sungai yang satu dengan warna berwarna biru sedangkan yang satunya berwarna kecoklatan, saat kedua air ini betemu seolah ada sekat yang akan membatasi sehingga warna sungai ini seperti terbagi.

Jedua sungai yang fenomenal ini bernama Sungai Rhone dan Sungai Arve. Sungai Rhone merupakan sungai dengan aliran air berwarna biru sedangkan aliran air yang berwarna coklat merupakan aliran air milik Sungai Arve. Kedua sungai ini memiliki hulu yang berbeda juga demikian dengan aliran sungainya. Namun pada satu titik di kawasan LA Jonction, mereka saling bertemu dan disanalah keajaiban terjadi.

LA Jonction merupakan salah satu daerah yang terletak di bagian barat kota Jenewa, Swiss. Di daerah inilah terjadi sebuah fenomena alam berupa pertemuan dua aliran sungai yang memiliki warna air berbeda namun tidak menyatu.

Mencicipi Jajanan Kuno Khas Semarang

Sebagai informasi, Sungai Rhone mendapatkan pasokan air dari Danau Lehman sedangkan Sungai Arve memiliki hulu dari gletser Lembah Chamonix yang merupakan serangkaian dari Pegunungan Alpen. Ternyata Gletser tersebut mengandung banyak lumpur dan tanh sehingga membuat airnya berwarna kecoklatan.

Spot terbaik untuk menikmati wisata yang satu ini adalah dengan berada di atas jembatan Cool Bridge yang terletak di Chemin William-Lescaze 29, 1203 Jenewa. Dari jembatan yang satu ini anda dapat melihat dengan jelasnya kontras dua warna air sungai terbut.

Untuk anda yang ingin mengunjungi wisata yang satu ini menurut sumber lokal setempat. Waktu yang terbaik adalah pada akhir musim semi dan awal musim gugur karena pada waktu tersebut. Pemandangan akan lebih jelas dan kedua sungai ini warnanya lebih cerah. Pada waktu tersebut warna dari kedua aliran sungai ini akan terlihat sangat jelas. Untuk anda yang suka foto – foto disini mungkin akan menjadi spot yang bagus juga untuk anda.

Baca Juga : Mencicipi Jajanan Kuno Khas Semarang

Wisata Warisan Dunia Yang Menakjubkan di Australia

Wisata Warisan Dunia Yang Menakjubkan di Australia – Wisata yang kali ini merupakan wisata yang sangat layak anda kunjungi. Wisata ini terletak di Queensland, Australia. Nama dari destinasi wisata ini adalah Great Barrie Reef.

Great Barrier Reef merupakan bentangan karang yang terdiri atas lebih dari 3.800 terumbu individu dan membentang seluas 2.300km menyusuri pesisir timue Queenslang, Australia. Bahkan Great Barrier reef sering disebut lebih luas dari Great Wall China atau Tembok Besar China dan merupakan satu – satunya struktur hidup yang dapat dilihat dari luar angkasa.

Karena kaya akan keanekaragaman kehidupan yang sangat luas. Great Barrier Reef dipilih oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia, pada tahun 1981. Bahkan media luar negri, CNN mengategorikan Great Barrier Reef sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia. Sedangkan Queensland National Trust, manjadikan Great Barrier Reef sebagai ikon negara Australia bagian Queensland.

Di Great Barrier Reef sebagian besar terumbu karang sudah dilindungi oleh Great Reef Marine Park. Yang bertujuan agar membatasi pergerakan manusia untuk menangkap ikan disana dan kegiatan pariwisata.

Yang menakjubkan dari Great Barrier Reef ini adalah adanya lebih dari 3.800 terumbu karang dan lebih dari 4000 jenis spesies ikan hidup diantara 900 pulau yang terbentang sepanjang 2.300km, mulai dari Cape York sampai Bundaberg.

Kecantikan Great Barrier Reef ini dapat kalian nikmati sepanjang tahun, termasuk pada saat musim dingin (Juni – Agustus). Semua ini karena suhu air di perairan justru hangat, berkisar antara 22 derajat celcius di musim dingin hingga 29 derajat celcius di musim panas.

Wisata disekitaran Great Barrier Reef ini sangatlah banyak sehingga kalian dapat berkunjung ke bermacam – macam tempat wisata disana. Wisata ini cocok bagi anda semua yang ingin mengisi waktu libur panjangmu dan ingin melepas penat pekerjaan anda. Tidak terlewatkan juga bahwa wisata di Great Barrier Reef cocok bagi kalian yang ingin berlibur bersama keluarga.

Baca Juga : Wisata Eksotis Madura yang Wajib Kalian Kunjungi

Pantai Unik di Australia Yang Tidak Serap Panas

Pantai Unik di Australia Yang Tidak Serap Panas – Kali ini wisata yang akan saya bahas masih merupakan pantai dari Asutralia. Pantai ini merupakan pantai yang terkenal di Benua Australia. Pantai yang indah ini memiliki pasir berwarna putih. Pantai ini bernama Whitehaven Beach.

White haven Beach sendiri terletak di Utara Pulau Whitesunday Queensland. Pantai indah dengan pasir putih ini terletak di Pulau White sunday yang merupakan salah satu Pulau terbesar dalam kelompok Whitesunday di Queensland, Australia.

White haven Beach ini juga memiliki panjang kurang lebih 6 km dan terdiri dari pasir putih yang sangat halus yang juga ini merupakan pasir murni silika 98%. Pasir didini sangatlah murni yang juga digunakan dalam setiap konstruksi lensa untuk teleskop Hubble.

Di sebelah ujung utara Whitehaven Beach ini terdapat sebuah teluk yang sangat indah, yang juga merupakan dimana air pasang menggeser pasir dan air untuk menciptakan perpaduan warna yang indah.

Sedangkan pasir putih yang ada pada Whitehaven Beach ini berasal dari hasil pecahan Great Barrier Reef yang dihantam ombak selama bejuta – juta tahun sampai saat ini. Pantai yang merupakan salah satu pantai terindah di Australia ini. Dan bahkan di dunia ini merupakan destinasi wisata yang banyak diminati oleh turis mancanegara maupun wisatawan lokal.

Beberapa orang beranggapan juga bahwa pasri yang ada di pantai ini dibawa oleh arus ombak dari daerah lain. Karena di daerah tersebut bebatuan tidak ada yang mengandung silika. Yang tidak kalah unik dari pantai ini adalah pasir di pantai ini tidak menyerap panas. Sehingga para pengunjung dapat mengunjungi tempat ini dengan nyaman tanpa merasakan panas dari pasir pantai.

Yang juga kalian perlu ketahui, bahwa pantai ini merupakan pantai yang terbersih di Australia. Selain itu para pengunjung yang berwisata ke pantai ini tidak di ijinkan merokok dan juga bisa untuk membawa anjing peliharaan mereka.

Baca Juga : Pantai Berpasir Kaca di California

Salah Satu Keajaiban Dunia yang Dimiliki China

Salah Satu Keajaiban Dunia yang Dimiliki China – Destinasi wisata yang kali ini masih dari China. Kalian pasti juga sudah tidak asing dengan wisata yang satu ini karena wisata yang satu ini juga merupakan salah satu tempat yang diakui sebagai salah satu keajaiban dunia.

Tembok China / Tembok Besar China atau yang sering disebut The Great wall merupakan objek wisata nomer satu di Tiongkok. Yang pastinya jika kalian ke China tidak lengkap jika tidak berkunjung ke tempat yang satu ini.

Tembok China merupakan bangunan yang terpanjang yang pernah dibuat oleh manusia dan konon merupakan satu – satunya objek buatan manusia yang dapat dilihat dari bulan mekipun pernyataan ini dibantah oleh NASA. Istimewanya tembok besar ini sudah dibangun dari ratusan tahun yang lalu.

Setibanya kalian di lokasi sebelum masuk kalian akan ditawarkan sejenis surat sertifikat sebagai tanda jika kalian memang pernah ke tempat wisata yang luar biasa ini. Dan untuk mengambil sertifikat tadi kalian dapat mengambilnya setelah keluar dari tempat ini dengan membayar 60.000 rupiah saja. Bentuk dari sertifikat ini cukup unik karena terbuat dari lempengan bambu yang diikat dengan benang mirip dengan surat – surat yang dibuat di zaman dinasti china di masa lampau. Dan tak terlewatkan biaya masuk ke wisata yang indah ini hanya 80.000 rupiah saja jika dihitung dalam rupiah.

Dulunya tembok China ini dibuat dengan keperluan untuk perlindungan dari invasi. Dan The Great Wall ini juga memiliki panjang 8.800 km. Sayangnya sedikit dari bagian tembok China ini sudah rusah sebagian atau runtuh, tetapi secara keseluruhan bangunan ini masih sangat menakjubkan. Dan tetap memiliki lingkungan yang bersih karena sepertinya pemerintah China sangat menjaga kebersihan objek wisata yang satu ini.

Fakta Menarik Di Balik Tembok China

Untuk meredam gempuran terutamanya dari Bangsa Mongol di Utara Tiongkok. Kaisar Shi Huang Ti dari Dinasti Qin yang sukses mempersatukan daerah Tiongkok Selatan sesudah peperangan panjang antar negara di daerah Selatan pada era ke 8-7 SM. Awalannya, tembok besar ini cuma untuk menara pengawas, pari, serta barak tentara. Tapi Kaisar Shi Huang Ti selanjutnya menjadikan satu tiap menara pengawas itu dengan sambungan tembok yang pada akhirnya melintang panjang. Keinginannya dengan membuat tembok besar serta panjang ini dinasti di Tiongkok Selatan dapat meredam gempuran Bangsa Mongol di Utara.

Dibuat Nyaris 2.500 Tahun

Ternyata project berambisi untuk pertahanan buat dinasti yang memerintah di Tiongkok tidak usai pada saat satu dinasti saja, yakni Qin, dinasti pencetus pembangunan. Belasan dinasti, negara, serta kerajaan setelah itu meneruskan dikit demi sedikit project ini. Serta pada akhirnya selesai membuat perlindungan ibu kota Dinasti Ming, yaitu Beijing yang memerintah di era ke 14-17. Sampai dituntaskan dengan cara keseluruhan oleh Dinasti Qing pada 1800an. Hingga bila dihitung dari era ke 7 SM sampai awal era 19 M dapat disebutkan perlu waktu 2.500 tahun lebih buat tuntaskan pembangunan Tembok Besar China.

Dibuat oleh Budak serta Pekerja Paksa

Bila memikirkan jika tembok ini dibuat oleh pekerja yang berdedikasi membuat perlindungan negara dari gempuran lawan. Tetapi, ternyata project berambisi yang pasti menelan dana besar ini menggunakan pekerja yang diambil, militer, budak, petani, kriminil, tawanan perang lewat skema kerja paksa.

Baca Juga : Patung Buddha Raksasa Yang Indah di Negri Tirai Bambu